BALDRIDGE EXCELLENCE FRAMEWORK 2015 (Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence)

Baldrige Excellence Framework (BEF) 2015 adalah nama baru yang digunakan sebagai pengganti dari Malcolm Baldridge Criteria for Performance Excellence (MBCfPE).Penggunaan kata Framework dan perubahan diagram Baldridge   didisain  untuk menunjukkan dan menekankan bahwa: Core values and Concepts-Kategori Kriteria- Profil Organisasi dan Item Format merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya sebagai satu kesatuan dalam kerangka kinerja ekselen.
 
Setiap dua tahun Baldrige Performance Excellence Program mengevaluasi dan melakukan kajian terhadap hasil- hasil yang dicapai oleh organisasi- organisasi  melalui penerapan kriteria ini.  Dan juga melakukan perubahan memenuhi kebutuhan atau tuntutan pengguna atau kustomer yang juga selalu berubah , dengan cara ini BPEP memastikan bahwa kriteria Baldridge selalu terdepan dalam mengantisipasi kehendak atau tuntutan pasar dan pelanggan.

 

Esensi Kriteria BEF 2015-2016 dan Pokok-pokok Perubahan dari Kriteria 2013-2014

 

Terdapat sekitar lebih dari 38 perubahan mendasar dari kriteria sebelumnya (MBCfPE 2013-2014) baik dari aspek Core Values & Concepts, Category, Scoring dan Terminologi yang mengarah pada suksesnya suatu organisasi.
Dalam perubahan kriteria ini ada kandungan maksud yang esensial dimana kriteria memandu  mengarahkan para pengguna agar mengutamakan cara pandang yang holistic termasuk cara pandang dalam penentuan score -  agar persyaratan tidak dipandang sebagai kumpulan pertanyaan yang mandiri tetapi merupakan suatu kumpulan yang terintegrasi. Oleh karena itu jangan dilakukan cara pandang model mathematik,  misalnya dalam scoring bukan cara di tally, dirata-ratakan model negosiasi. Scoring hanya dilakukan dengan sudut pandang yang utuh yaitu ADLI dan LeTCI dalam satu item – bukan setiap pertanyaan.
 
Terdapat  4 hal-pokok yang berubah  dibandingkan kriteria sebelumnya (2013-2014) yaitu :

I. Baldrige Framework

Gambar Burger : didisain ulang yang semula hanya menunjukkan hubungan dalam kesatuan antara Profil Organisasi -  kategori  dan antar kategori, kini telah memasukkan Core Values dalam hubungan kesatuan yang tidak terpisahkan dari persyaratan, core values & Concepts merupakan fondasi  dari kepemimpinan dan Kinerja

II. Core Values & Concept

Istilah, makna, judul dan urutan mengalami perubahan (pengurangan dan pengkayaan) menuju yang lebih menggambarkan logika dan pandangan holistik karena merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kesatuan kriteria dan jumlahnya tetap yaitu 11 :

1)  Perdspektif kesisteman yang semula di urutan terakhir sekarang menjadi urutan pertama
2)  Visionary Leadership – semula urutan pertama
3)  Customer Focus Excellence – sebelumnya Customer Driven Excellence
4)  Valuing People  - sebelumnya Valuing workforce members and Partners
5)  Organization Learning and agility – merupakan gabungan 2 values - sebelumnya  values ini terpisah yaitu Learning Organization and Personal dan Agility
6)  Focus on Success  - Kata Sukses menjadi penggantian istilah sustainability : values ini juga merupakan istilah baru sebelumnya Focus on the Future
7)  Managing For Innovation
8)  Management by Fact
9)  Societal Responsibility
10) Ethics and Transparency – istilah baru dalam kriteria 2015-2016
11) Delivering Value and Results  values ini perubahan istilah sebelumnya Focus on Results and Creating Value
 
III. Kriteria Ekselen

Judul Kategori dalam kriteria 2015-2016 lebih disederhanakan

1) Kategori 1 : tidak berubah – Leadership
2) Kategori 2 : berubah sebutan menjadi Strategy – sebelumnya  Strategic Planing
3) Kategori 3 : berubah menjadi Customer – kata sebutan Focus pada dihilangkan
4) Kategori 4 : tidak mengalami perubahan
5) Kategori 5 : berubah menjadi Workforce – Kata sebutan Focus dihilangkan
6) Kategori 6 : Operations – kata sebutan Fokus dihilangkan
7) Kategori 7 : RESULTS – tidak mengalami perubahan, tetapi ditulis dengan huruf capital

Tiga Key Themes yang mendasari Kriteria 2015-2016 yaitu :

1) Change Management : menekankan agar organisasi taktis dalam menghadapi dan mengantisipasi perubahan;
2) Big Data : menekankan perlunya focus pada data yang terintegrasi karena data merupakan sumber-sumber informasi, pengetahuan dan pembuatan keputusan – See Baldrige 2020
3) Climate Change : menekankan system kontingensi karena tidak ada satupun organisasi yang kebal terhadap perubahan.

IV. Terminology

Istilah-istilah yang ditulis dengan huruf capital lebih disempurnakan untuk mendukung makna persyarayatan overall yang dibuat dengan cetak tebal  pada setiap pertanyaaan pada area to address .
 
Jakarta  Januari 2015

Sutarman : Senior Trainer & Koordinator Asesmen IQA- Indonesian Quality Award.
               
Referensi :
1. Materi dan Hasil Diskusi Training Board Examiner NIST 2013
2. Baldrige Excellence Framework 2015-2016, NIST
3. An Executive’s Guide to the Criteria For Performance Excellence, Baldrige 2020, NIST

Komentar

logo-iqaf“PT Pembangkitan Jawa Bali telah mengimplementasikan Criteria Baldridge sejak tahun 2008 dan merasakan perubahan yang besar baik dalam pengelolaan proses maupun hasil. Dengan Implementasi dan ta kelola dan penerapan kriteria Baldridge Pembangkit Jawa Bali mampu meningkatkan kinerjanya secara berkesinabungandan beroperasi dengan standard kelas dunia. Dengan membangun kinerja ekselen kita siap menghadapi persaingan Global.”

(Bapak Susanto Purnomo, Diektur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali, 2012)

 

Kontak

Sekretariat IQA Foundation
Jl. Radio IV. No.5, Keramat Pela, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - 12130
Tel: (6221) 7264135, 726 4280,