Super User

Super User

Tuesday, 24 November 2015 15:35

Indonesian Quality Award 2015

 PENGANUGERAHAN INDONESIAN QUALITY AWARD 2015

 

 Foto Penyerahan Piala “Platinum Award for Highest Score Achievement “ kepada PT Pembangkitan Jawa Bali Bapak Muljo Adji AG oleh Bapak Aloysius Kiik Ro-Deputi Bidang Restrukturisasi dan PengembanganKementerian BUMN didampingi oleh Pengurus IQA Foundation pada acara Penganugerahan Indonesian Quality Award ke-11 Tahun 2015..

 

PENERIMA PENGHARGAAN

The Award on Performance Excellence Growth,

The Award on IQA’s Benchmark for Education Sector 2015

The Award on The Highest Score Achievement

 

  1. Penerima penghargaan The Award on Performance Excellence Growth IQA - 2015 :

NO

NAMA ORGANISASI

PENGHARGAAN

C. Sektor Pendidikan

1

Universitas Bina Nusantara

Silver Award

2

Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa

Gold Award

 

B. Perusahaan Kategori Menengah

1

PT. Jalantol Lingkarluar Jakarta

Bronze Award

2

PT. Indonesia Comnets Plus

Silver Award

3

PT.Krakatau Bandar Samudra

Gold Award

 

A. Perusahaan Kategori Besar

1

PT.Semen Padang

Bronze Award

2

PT.Pembangkitan Jawa Bali

Silver Award

3

PT.Semen Tonasa

Gold Award

  •     Penerima Penghargaan The Award on IQA’s Benchmark for Education Sector 2015 :

PENGHARGAAN

NAMA INSTITUSI

Benchmark Award for Education Sector IQA – 2015

Universitas Bina Nusantara

   
  1. Penerima penghargaan The Award on The Highest Score Achievemen IQA 2015 :

PENGHARGAAN

NAMA PERUSAHAAN

The Platinum Award for Highest Score Achievement IQA – 2015

PT.Pembangkitan Jawa Bali

  

PEROLEHAN SKOR DAN BAND POSISI APLIKAN

 HASIL ASSESMENT IQA-2015

  •   Perolehan skor disampaikan secara tertutup kepada masing-masing Aplikan, sifatnya rahasia dan tidak dapat dipublikasikan oleh siapapun terkecuali oleh Aplikan sendiri. 
  1. Band posisi Aplikan adalah sebagai berikut :                  

                                                       

NO

NAMA ORGANISASI

BAND POSISI

Sektor Pendidikan

1

Universitas Bina Nusantara

Good Performance

2

Universitas Islam Bandung

Early Improvement

3

Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa

Early Improvement

 

Sektor Bisnis

         Kategori Perusahaan Menengah.

1

PT.Indonesia Comnets Plus

Good Performance

2

PT.Jalantol Lingkarluar Jakarta

Good Performance

3

PT.Krakatau Bandar Samudra

Good Performance

 

         Kategori Perusahaan Besar

1

PT.Pembangkitan Jawa Bali

Emerging Industry Leader

2

PT.Semen Padang

Emerging Industry Leader

3

PT.Semen Tonasa

Emerging Industry Leader

     

                                                                                                                                                            

 Ditetapkan di    :    Jakarta

 Pada tanggal     :     13 November 2015.

 A/N DEWAN JUDGE IQA-2015    

                                                     K E T U A                                      

     BACELIUS RURU

 

 

 

 

 

             Pemberitahuan Tentang Awarding IQAF ke 10 - 2015

Sehubungan dengan adanya pihak lain  yang mengatas namakan IQA Foundation dalam  Pemberian piala " Indonesian Quality Award", maka dengan ini kami sampaikan bahwa :

1.Pemberian Award  hanya diberikan pada peserta  yang telah mendaftar resmi ke Sekretariat IQA Foundation Jl. Radio IV/5 Keb. Baru Jakarta Selatan dengan menyerahkan Dokumen Aplikasi yang disusun mengikuti kaidah "Baldridge Excellence Framework" dan telah   di asses/ dinilai oleh team Examiner IQAF dan hasil skore atau pencapaian kinerja baru akan diserahkan pada malam Penganugerahan ke pada AplikanPeserta.

2. Proses penilaian dilaksanakan oleh team Examiner IQAF secara On Desk dan Side Visit (lihat Assesment /Awarding di Menu Utama web IQAF. (Untuk Awarding ke 10 saat ini semua aplikant sudah selesai di asses).  

3. Undangan malam penganugerahan ke 10  dikeluarkan langsung dari Sekretariat IQAF.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan . Bila memerlukan penjelasan atau komfirmasi harap hubungi kami di Sekretariat IQA Foundation. Harap maklum dan Terimakasih.

   http://iqaf.org

Jakarta 9 Nov 2015 fts

Wednesday, 28 October 2015 16:55

intergrated management system

 

 

 "Sekalipun perusahaan menerapkan program- program managemen seperti Balance Score Card, Six Sygma,   Lean Enterprise ISO 9000 Cerification,  Management by Objective, Activity-based Costing dan lainnya menghasilkan beberapa hasil yang baik, namun bila para pemimpin tidak fokus pada Integrated Management System (IMS) yang menyeluruh, maka pencapain kinerja perusahaan tidak optimum !",  Mark  L Blazey.

 

Mari bekerja pintar! Implementasikan  BEF (Baldridge Excellence Framework) biarlah sistem yang bekerja ! Pertanyaan- pertanyaan Baldridge akan menjawab dengan sendirinya akan  hal-hal apa yang harus Anda prioritaskan untuk dilakukan, nggak usah ragu!  di Amerika sudah ribuan perusahaan yang mengimplementasikan metodeini dan mengenyam faedahnya!

Jawaban Anda terhadap pertanyaan Baldridge akan menggiring Anda  ke level dan  cara pandang yang lebih tinggi dan luas dengan demikian memudahkan Anda untuk membuat design/ rencana atau tindakan perbaikan kedepan.    

 

BEF   Isinya adalah  susunan pertanyaan- pertanyaan yang runtun dan sistimatik masuk ke wilayah proses-proses yang ada dalam satu organisasi. BEF .digambarkan dalam  suatu kerangka  yang berbentuk Kue Tart (bolu) yang  ingredients bolu nya  adalah  Core Values n Concept (CVnC).

 

Dari CVnC ini kemudian di sarikan menjadi (7) tujuh kriteria Baldridge dan Organization Profile (P) pada bagian atasnya. Ditengah ada panah yang menggambarkan hubungan yang kuat antara segi tiga Penggerak  dan segi tiga Hasil. Anak panah lainnya  menggambarrkan hubungan antara satu proses dengan proses lainnya.

 

Ada 17 ITEMS dan  35 Area yang disasar dilengkapi oleh 365 pertanyaan basic overall dan multiple. Gunanya  untuk mengetahui bagaimana kualitas-kualitas pada proses dan hasil ,  sekaligus menyoroti  kualitas proses-proses yang masih dapat ditingkatkan..

Adapun cara pandang terhadap kerangka ini haruslah dipandang secara kesisteman yang Holistik/Kesatuan antara 11 core n values 7 kriteria Baldridge dan Scoring Guideline.

Dengan demikian  penialaian suatu kinerja organisasi melalui BEF ini menjadi akurat dan akan melengkapi essensinya sebagai metode peningkatan dan perbaikan kinerja organisasi.

Sedangkan tentang bagaimana Baldridge mengintergrasikan sistem sitem manjemen yang ada di organisasi berikut adalah testimoni dari Bapak Darmawan CEO PT Astra Daihatsu Motor :

 

"Indonesian Quality Award (IQA) has opened up our horizon on quality management and its spirit will always inspire our organization to systimatically improve our management, system and operation  toward an excellent performance enterprise. Malcolm Baldridge will enable us to formulate the foundation in aligning the existing systems and resources within our organization and as such to make comprehensive approach for achieving excellence performance". Sudirman MR.  

 

 Jakarta end oct 15. fts

 

Monday, 19 October 2015 18:57

Menantang diri ! Menjawab "Baldridge"

                                        

Tantang  diri Anda menjawab pertanyaan Baldridge !

Menantang diri Anda menjawab pertanyaan Kriteria Ekselen berarti anda sedang menggali atau mencari          cara bagaimana Anda seharusnya menyelesaikan apa yang penting bagi perusahaan Anda.

         

Tujuan :

Tujuan mengimplementasikan Baldridge Excellence Framework  adalah membantu  supaya:

1. Keselarasan Sumber Daya bisa cepat terjadi.

2. Bisa cepat mengindetifikassi apa saja Kekuatan yang dimilik dan mendorong Kekuatan-kekuatan itu untuk dijadikan peluang perbaikan.

3. Mendorong perbaikan dalam Komunikasi, Produktivitas.

4. membantu  mencapai tujuan- tujuan strtegis

Cara :

Cara agar  Anda dapat menyelesaikan apa yang penting bagi perusahaan Anda dapat   terwujud, adalah dengan menjawab/ merespon pertanyaan- pertanyaan  yang tersusun dalam buku kriteria  Baldridge Excellence Framework (BEF) atau buku Kerangka Kinerja Ekselen Baldridge (KKEB) dalam versi bahasa Indonesia.

Hasil  :

 Hasilnya dari menjawab pertanyaan Baldridge Excellence Framework (BEF)atau KKEB ,  dipastikan  Anda sedang bergerak maju menuju kinerja ekselen, yakni :

1. Anda akan memberikan nilai terbaik, yang selalu dapat diperbaiki, kepada pelanggan dan stakeholder yang berkontribusi pada keberlanjutan organisasi.

2. Anda memperbaiki efektivitas dan kapabelitas menyeluruh organisasi Anda.

3. Organisasi Anda menjadi organisasi yang menjujunjung paham continous  improvement t dan Organisasi yang mengoperasikan hasil dari pembelajaran.

4. Menjadikan Tenaga Kerja Anda sebagai insan yang selalu belajar dan tumbuh.

Mungkin sulit untuk mempercayai semua itu, tapi buktikan saja!, Mari  kita coba dengan menjawab pertanyaan pada "Profile Organisasi (P1 dan P2) dan pada kategori "Kepemimipinan" yang ada di laman ini.Kami yakin setelah menjawab pertanyaan - pertanyaan, maka  Anda sendiri yang akan menjawab mengapa BEF ini digunakan sebagai alat  untuk memperbaiki kinerja organisasi.

Yaa, sesederhana itu ! Namun seperti Cabe Rawit!  kita tidak pernah tahu gimana pedes-nya Cabe Rawit sebelum kita pernah menggigitnya! Jadi mulailah saja menjawab pertanyaan Baldridge, supaya tahu gimana dasyatnya metode ini dalam mengarahkan kita untuk menjadikan perusahaan kita ekselen.

Mudah- mudahan akan lebih banyak lagi para pimpinan organisasi/perusahaan berani menantang dirinya dengan menjawab pertanyaan Baldridge. Dengan demikian akan lebih banyak lagi perusahaan yang akan menjadi ekselen berdaya saing tinggi di negara yang kita cintai ini.! Tantang Diri Anda ! dan Jawab Pertanyaan Baldridge ! klaim diri Anda sebagai Baldridge komunitas member ! Anda akan bangga !! Kamipun akan bangga memiliki Anda dalam Baldridge komunitas !!.- Selamat !!

 

Jakarta Oktober 2014.  fts  . sumber buku Kerangka Kinerja Ekselen Baldridge, IQA Foundation.

 

                                                                                 

 

Monday, 19 October 2015 18:57

MODEL

 "Keikut sertaan dalam awarding IQA menjadikan Anda sebagai "Model"!  Ber-  Banggalah  !! Karena dibalik predikat ini ada : Keberanian, Kerja keras, Tangguh dari pimpinan yang visioner dan siap untuk berkompetisi secara Jujur dan Terbuka.

 

 Menyambut IQA ke 10 2014 lalu Frank Meyer Direktur BPEP Baldridge Performancde Excellence Program ) mengapresiasi akan kerja  IQA Foundation yang konsistent mensosialisasikan Kriteri Baldridge di Indonesia. Usaha ini tentu akan berbuah ke  lebih banyak organisasi/ perusahaan menjadi ekselen, yang peduli akan pada  Dunia yang lebih ramah dan bersahabat dengan Bumi.

Meskipun Anda sebagai perusahaan / organisasi yang baru mengimplementasikan Baldridge Excellence Framework melalui keikut sertaan dalam awarding yang dilaksanakan oleh  IQA Foundation, namun berarti sudah menjadi "Model", "model" untuk  perusahaan/organisasi yang belum menerapkan Baldridge kriteria. Menurut hemat saya, Frank Meyer berkata seperti ini karena dia meyakini suatu saat lebih banyak dan lebih lagi  organisasi yang akan mengimplementasikan Baldridge ini.

Organisasi/Perusahaan yang sudah lebih awal mengimplementasikan Baldridge paham dan mengetahui persis betapa beratnya   berinisiatif memulai  mengimplementasian Baldridge ini.Karenanya mereka akan mensuport setiap perusahaan  yang mengimplementasikan Baldridge ini dengan ikut langsung dalam Award yang dilaksanakan olef IQA- Foundation.

 Perusahaan di Dunia, Eropah Jepang  Amerika tumbuh kesadaran bahwa mereka bisa tumbuh dan survive bila menempatkan Costomer sebagai hal utama yang harus dijadikan referensi.  Hanya perusahaan yang ekselenlah yang selalu menempatkan keinginan pelanggan pada urutan pertama.  .Di Indonesia pun sudah banayak yang perduli  akan hal ini dan terus mengupayakan peningkatan keinginan untuk  menjadi perusahaan ekselen . Pada titik inilah  Kriteria Baldridge Exclence Framework menganbil peran .Melalui assesmen dan ikut dalam ajang Indonesian Quality Award maka akan terjadi percepatan peningkatan kinerja perusahaan dengan cepat dan efisien !! Percayalah !!

keterangan photo.

Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali  ..jakarta oktober 2015. fts

Banyak hal perbaikan dan perubahan kinerja organisasi / perusahaan dicapai, sejak meng- implementasikan kerangka Kerja Ekselen Baldridge. Feedback  hasil assesmen dari ajang Indonesian Quality Award. Feedback dijadikan  andalan  atau petunjuk dalam menyusun tindakan perbaikan kinerja organisasi di perusahaan.

"Percepatan peningkatan kualitas kualitas proses dan manajemen terjadi melalui mekanisme sistem yang transparan, sehingga  dapat dicermati setiap jajaran. Budaya kerja negatif terhapus dengan sendirinya. Suasana bekerja  menjadi sehat dan nyaman dan kondusif.

 Perbaikan kinerja merujuk  pada pernyataan OFI-OFI dalam Feedback, baik itu  Proses-Proses dan Hasil  dapat diwujudkan  dengan  sangat terarah dan terkendali,  baik dari segi waktu dan cost, Sangat effisien", Demikian sebagian rangkuman  dari kata pengantar Dokumen Aplikasi  para TOP Eksekutif Perusahaan  yang ikut serta  dalam ajang IQA award ke 10 dibulan   November 2015 di Jakarta.

 Kriteria Baldridge tersusun liwat proses dan perdebatan yang panjang. dengan melibatkan para pimpinan-pimpinan perusahaan Raksasa , Pakar dan Akedimisi dari Perguran Tinggi, para Politisi dan Burokrakrat dan setiap 2 tahun sekali Kriteria di evaluasi dan perbaikan oleh BNQP NIST USA.

 Dengan alasan tersebut IQA Foundation  sejak  tahun 2005 sampai saat ini konsistent  menerapkan kriteria sama seperti  yang "asli" yang ada dalam buku yang dikeluarkan oleh Baldridge Performance Excellence Program  (BPEP) NIST USA. Dengan demikian  hasil assesment dan penilaian oleh IQA Foundation hasilnya akan sama dan dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan assesmen  yang dilaksanakan oleh MBNQA NIST USA.terhadap perusahaan - perusahaan atau organisasi  di Amerika yang  mengikuti Malcolm Baldridge National Quality Award (MBNQA).

 "Yang menjadi tantangan justru adalah bagaimana IQA Foundation sebagai satu-satu-nya institusi yang credible melaksanakan assemen dengan menggunakan kreteria "Baldridge Excellence Framework"  bisa terus menerus membina dan meningkatkan kualitas para senior examiner-nya.

Banyak nya aplikan yang sudah mempunyai nilai 500 keatas  menuntut para Examiner agar meningkatan dan memperkaya  wawasan wawasan dan pemahaman tentang kualitas -kualitas  ke ekselenan yang terjadi padaorganisassi/perusahaan kelas Dunia! Dan itu tentu mudah! perlu usaha lebih dan  kerja lebih !

 Tahun 2005 sampai saat ini IQA Foundation  konsistent  menerapkan kriteria yang  sama seperti  yang "asli" yang dikeluarkan oleh Baldridge Development  National Program NIST USA. Dengan demikian hasil assesment dan penilaian oleh IQA Foundation terhadap Aplikan yang di asses baik itu untuk digunakan sebagai Self Assesmen atau untuk ikut dalam ajang Indonesian Quality Award hasilnya akan sama dan dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan assesmen  yang dilaksanakan oleh MBNQA NIST USA.terhadap perusahaan - perusahaan atau organisasi  di Amerika yang  mengikuti Malcolm Baldridge National Quality Award!

Sehingga salah satu tujuan Aplikan untuk mengetahui posisi  daya saingnya di tingkat dunia dengan membandingkan score atau level Baldridge nya dapat dijawab.  Organisasi/Perusahaan pun  dapat merancang target-target dan waktu  kapan akan dicapai! 

gambar : Sugiharto Penasehat IQA Foundation

 jakarta Oktober 15. fts

 

Tuesday, 18 August 2015 19:42

IQA Foundation New Address

 

     Perubahan alamat baru :

 

     IQA Foundation & BUMN Executive Club

    Jl Radio lV/5   (Kantor Perwakilan PT Kertas Leces)

    Kramat Pela / Mayestic Blok A

    Kebayoran Baru 12130

    Jakarta Selatan.-

    (Telepon . E - Mail . Web  tetap tidak berubah.).-

"People say 'Why Baldrige?'

 My answer is very simple: AAA Bond Ratings on Wall Street from all three rating agencies, bringing capital projects in on-time and within budget, a 96% business satisfaction rating, a 94% resident satisfaction rating."

-Michael Levinson, City Manager, City of Coral Springs, Florida

 

Di Amerika perbaikan kinerja menggunakan Baldridge Excellence Framework dimulai sejak pemerintahan Presiden Ronald Reagan sebagai   yang di motori oleh Malcolm Baldridge sebagai menteri Perdagangannya. Metode ini telah berhasil    membawa kejayaan Industri Amerika kembali unggul di dunia yang hampir tenggelam akibat kalah bersaing dengan hasil industri dari negara Jepang dan Eropah barat lainnya di pertengahan tahun 1970 han sampai awal tahun 1980 han.Dan kini semakin banyak organisasi di Amerika yang mengaplikasikan metode ini dengan tujuan meningkatkan kinerja organisasi menjadi lebih baik dan lebih baik lagi, bahkan kota New Mexico negara bagian Texas dimana Malcolm Baldridge dilahirkan  baru-baru ini mengproklamirkan sebagai kota quality sebagai  ungkapan rasa bangga karena  Baldridge Excellence Framework dimulai dari kota ini.   Awalnya   Malcolm Baldridge National  Quality Award akan dinamakan American Quality Award, namun sebagai  penghargaan terhadap jasa Malcolm Baldridge  dalam memperbaiki dan meningkatkan kinerja/ quality produk Amerika, yang  meninggal dalam kecelakaan Rodeo, maka Malcom Baldridge diabadikan  dalam award yang disebut " Malcolm Baldridge Quality Award" dan di sahkan oleh Kongres Amerika .    Quality New Mexico.

 

Di Indonesia, tahun 2015 pertama Penganugerahan  Indonesian Quality Award for BUMN diadakan. "Baldridge Award" diberikan  kepada BUMN  berdasarkan hasil penilaian menggunakan Baldridge Kriteria. 

 

Keberlanjutan "Baldridge" di BUMN sejak 20013 dilaksanakan dengan menggunakan istilah KPKU Kriteria Penilaian Kinerja Unggul yang menggunakan " Malcilm Baldridge Criteria for Performance Excellence Baldridge tahun "2011" dengan beberapa tambahan atau perubahan  perubahan dengan alasan tertentu.  

 

Sedangkan "Indonesian  Quality Award"  oleh IQA Foundation terus berlanjut dalam  memberikan penghargaan pada perusahaan organisasi dengan menggunakan basis  "Baldridge Excellence Framework" nama baru pengganti "Malcolm Baldridge  Creteria for Performance Excellence"  dan cara pelaksanaannyapun sama  sebagaimana dilaksanakan oleh Malcolm Baldridge Quality Award NIST Amerika. Pertimbangannya adalah  agar hasil assesment di Indonesia dapat disandingkan/ equal dengan hasil assesment yang dilakukan di Amerika atau dinegara mana saja yang menggunakan kriteria Malcolm Baldridge Criteria for Performance Excellence yang sejak  tahun 2015 dirubah menjadi "Baldridge Excellence Framework" oleh Baldridge Performance Excellence  Program NIST USA.
Baldrige Excellence Framework

 

"Kriteria" setiap dua (2) tahun sekali  dievaluasi dan  diadakan perubahan agar selalu up to date dan tidak ketinggalan dalam   mengantisipasi perubahan- perubahan atau hal-hal yang berubah terutama  dalam perkembanagn dunia yang semakin dinamis dan semakin tinggi tuntutannya terutama pada masalah lingkungan bumi dan standard standard kemanusiaan yang semakin meningkat pula. 


Bagaimana perkembangan Baldridge di perusahaan Swata National ?

 

Sampai IQA Award 2014 perusahaan swasta yang ikut dalam ajang ini baru beberapa saja. Padahal seharusnya perusahaan Swasta  yang seharusnya lebih concern terhadap masalah peformance kinerja ekselen apa lagi perusahaan  yang sudah masuk dalam Bursa Efek di Indonesia dan bagi mereka yang sudah bertahun tahun mendapatkan sertifikat ISO 9000 atau ISO 9001 dan masih mempunyai keinginan untuk menjadi perusahaan yang tidak sekedar good tapi harus great.

Di era Globalisasi dimana persaingan yang semakin hari semakin ketat, maka  menjadi perusahaan yang sekedar "bagus/good" saja sudah tidak cukup tapi harus menjadi perusahaan  yang "bagus/great"  agar tetap bertahan dan tumbuh.  Perusahaan dituntut harus  lebih effisien lebih kompetitif dan lebih  peka terhadap perubahan baik itu disebakan oleh tuntutan market atau tuntutan globalisasi.Agar bisa terus sustain dan tumbuh maka perusahaan harus selalu alert terhadap ancaman-ancaman para pesaing  baik dari lokal maupun regional.  Untuk mengatasi ini mengimplementasikan Baldridge adalah langkah yang paling cerdas dan strategis. Efektif- Effisien,  less Cost dan hemat waktu, dan  sudah proven di dunia ! Inilah alasannya   Mengapa Baldrige ? seperti yang diucapakan oleh Michael Lavinson diatas.


Berikut adalah kutipan dari 3 tiga President Amerika dan Eksekutif Perusahaan Swasta Nasional, mengenai  Baldridge Ekselen Framework,sebelumnya adalah Malcolm Baldridge Criteria for Performance Excellence.

 

 

Testimoni on Baldridge Excellence Framework :

 

"The road to greatness in America has been, and always will be, traveled by those who embrace change and work hard every day to be the best; the organizations we honor today with the Malcolm Baldrige National Quality Award exemplify that spirit,” President Obama said. “This year's recipients have shown how quality, innovation, and an unending quest for excellence help strengthen our nation and brighten the future of all Americans".

 

 

 

 

 

 

Barack Obama, 44th President of the United States

 

"We are seeing some challenges and some changes in American business, American enterprise, but [the Malcolm Baldrige National Quality Award] is a reminder of things that must never change: the passion for excellence, the drive to innovate, the hard work that goes with any successful enterprise".

 

 

 

 

George W. Bush, 43rd President of the United States

 

"The Malcolm Baldrige National Quality Award, which highlights customer satisfaction, workforce empowerment, and increased productivity, has come to symbolize America's commitment to excellence".

  

 

 

 

 

 

 

William J. Clinton, 42nd President of the United States

 

 

 

"Benefit of Implementing Baldrige: IQA has opened up our horizon on quality management and its spirit will always inspire our organization to systematically improve our management, system and operations toward an excellent performance enterprise Malcolm Baldrige will enable us to formulate the foundation in aligning the existing systems and resources within our organization and as such to make comprehensive approach for achieving excellence performance".

 

 

 

 

udirman MR, Vice President Director PT Astra Daihatsu Motor, 2010

 

"Feedback Report yang berisi OFI dari Tim Assesor IQA Foundation, sangat bagus dan cukup akurat, serta bisa dijadikan referensi bagi Tim PT Astra Daihatsu Motor (ADM) untuk fokus dalam melakukan perbaikan kinerja. Sehingga banyak lonjakan dan peningkatan baik untuk revenue, penjualan dan market share, yang diraih oleh ADM berkat keikutsertaan ADM dalam Indonesian Quality Award, yang menggunakan Malcolm Baldridge Criteria for Performance Excellence"

 

 

 

 

Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, 2012

 

logo-iqaf

 

“Kriteria Malcolm Baldrige membantu PTPN III untuk mencapai kinerja ekselen. Kunci sukse PTPN III adalah fokus pada peningkatan SDM dan peningkatan perbaikan proses sehingga menjadikan PTPN III lebih baik dari posisi sebelumnya. PTPN III dipercaya oleh pemegang saham dalam hal ini kementerian BUMN untuk menjadi Leader dalam proses pembentukan Holding.”

 

 

 

 

 

 Megananda Daryono, Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III, 2012.

 

  1. era globalisasi Masyarakat Ekonomi Asean maka diharapkan perusahaan swasta nasional  tidak ragu untuk mengaplikasikan Baldridge Excellence Framework di perusahaannya. -

 

jakarta juli 2015. fts

 

       Perguruan Tinggi - IQA Foundation Luncheon Meeting


 IQA Foundation didirikan untuk mengembangkan Baldridge Excellence Framework (BEF) di Indonesia. Sejalan dengan itu  maka pada tanggal 27 Mei 2015 di Hotel Century Jakarta, mengadakan acara Luncheon Meeting dengan mengundang Perguruan Tinggi di Indonesia. Hadir pada saat itu lebih dari 30 Perguruan Tinggi yang diwakili oleh Rektor/ Wakil Rektor dan kepala bagian Penjamin Mutu .

 

https://thumbp10-sg3.mail.yahoo.com/tn?sid=10133099526976946&mid=AC3FCmoAAElWVYvCSwQS%2BGV3zy8&midoffset=2_0_0_1_7284&partid=2&f=1922&fid=Inbox&m=ThumbnailService&w=3000&h=3000
I Nyoman Tjager

I Nyoman Tjager sebagai Pembina IQA Foundation , pada sambutan  pembukanya   mengulas balik bagaimana peran Baldridge dalam membangun kembali kinerja organisasi non business dan business di Amerika yang hampir kolaps/ hancur akibat  lengah  mempertahankan keunggulan produk-produk mereka baik didunia bahkan didalam negeri sendiri  akibat gempuran produk dari Jepangpada akhir tahun 1990 han.

 keadaan itu tidak berlangsung lama . Awal tahun 1994 ekonomi Amerika sudah kembali berjaya, produk- produk bermerek made in USA sudah kembali mengungguli produk- produk  made ini Japan. Ini  berkat penerapan metode perbaikan kinerja Baldridge Excellence Framework yang didukung penuh oleh pemerintahan Amerika liwat Kementerian Perdangangannya yang waktu itu dipimpin Malcolm Baldridge. Kongres Amerika menyetujuai  pemberian nama Malcolm Baldridge Quality Award sebagai pengganti nama American Quality Award, untuk mengenang jasa- jasa Malcolm Baldridge yang meninggal akibat kecelakaan "Rodeo". Award-nya diserahkan langsung oleh Presiden Amerika Serikat  ke penerimanya.

"Kriteria ini sudah proven dan banyak dijadikan rujukan di negara- negara maju lainnya, jadi para penyelenggara Perguruan tinggi tidak usah ragu untuk mengimplementasikannya untuk mengejar ketertinggalannya dan masuk dalam jajaran Universitas yang berkelas dunia", demikian ajakan Pak Nyoman Tjager ini yang juga mejabat Presiden Komisaris Jakarta Stok Exchange mengakhiri sambutannya..

Kriteria Kinerja Ekselen Baldridge Excellence Framework ", merupakan alat diagnosa komprehensif yang memberi kemampuan kepada Perguruan Tinggi untuk mengetahui tingkat ekselen kinerja dan daya saing globalnya.  Memberi tuntunan kepada para Pimpinan Perguruan Tinggi untuk memperbaiki kinerjanya secara menyeluruh (Total Solution), dengan pendekatan Total Quality Management (TQM)", demikian antara lain sambutan dan penjelasan Orie A Soetadji ketua Umum IQA Foundation pada kesempatan itu kepada peserta yang hadir.

Intinya perbaikan kinerja organisasi menggunakan BEF ialah perbaikan secara keseluruhan diseluruh Proses-  Proses dan Hasil-Hasil. Pertanyaan "why"  yang disusun dalam buku kriteria, kalau dijawab dan diikuti secara mendalam  akan menjawab dengan sendirinya tentang kualitas  proses- proses yang sedang berjalan dan sekaligus membuka horison atau  cara pandang organisasi dalam melihat/menilai kualitas  proses-proses dan hasil-hasil yang pada akhirnya akan menuntun dan membuka cakrawala  para eksekutif dalam menelaah/  melihat  organisasi pada 5,10,  atau 15 tahun dan seterusnya kedepan.

Memang perlu usaha keras, apalagi pada tahap awal atau permulaan , tapi seiring dengan semakin tertatanya proses-proses  maka perbaikan dikemudian akan lebih mudah dan cepat dan lebih cepat lagi,  demikian antara lain sambutan dan penjelasan Orie A Soetadji ketua Umum IQA Foundation pada kesempatan itu kepada peserta yang hadir.

 Adapun Pengenalan dan Pemahaman kontent dan struktur kriteria  , yang terdiri dari 1 Organanisasi Profle, 7 Kategori Kriteria dan  11 Core and Values yang dibingkai dalam satu bingkai atau  frame disebut Baldridge Excellence Framework yang  harus dilihat  secara  Holistik, dari sudut pandang Perspektif Kesisteman yang mencakup : “Core Values & Concepts”, “Scoring Guidelines” sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan dijelaskan kepada yang hadir  oleh Tumpal Siregar sebagai Direktur Eksekutif IQA Foundation.

 

 Mengapa dan bagaimana BINUS menerapakan BEF ini?

   BINUS Alam Sutera Campus

"Sebagai Universitas yang mempunyai visi Menjadi Universtas Kelas Dunia maka diperlukan alat ukur yang juga berkelas dunia, itulah alasan sehingga akhirnya BINUS mengimplementasikan metode BEF (Baldridge Excellence Framework) dengan cara ikut IQA Award pada tahun 2011. Hampir saja tidak ikut dalam IQA Award tahun 2012,  hanya karena Pak J Wibowo H sebagai pendiri dan ayah dari T Widia Soerjaningsih  Rektor pertama BINUS yang meminta maka penerapan BEF di BINUS terus berlanjut hingga saat ini. Tahun ke 4  Binus sudah menjadi Universitas yang mewakili Asia dalam ajang MAKE AWARD International di USA. Saat ini Binus School of Business sedang dalam proses untuk mendapatkan Akreditasi AACSB Amerika. Dan untuk itu Binus terus memperbaiki dan meningkatkan skore Baldridge dengan  fokus pada  OFI-OFI yang ada dalam Feedback Report hasil assesmnet dari team Examiner IQAF dalam ajang IQA Award 2014. dan sangat optimis akan  menyebrang ke level Emerging Industrial Leader di IQA Award 2015 mendatang", demikian paparan yang disampaikan oleh Nelly, S.Kom MM  Vice Rector II  (Academic Operation & Resourcess) dan Dr. Dra Ienneke Indra Dewi S. Th Quality Management Center Manager.

"Ibu Nelly  juga  menjelaskan penggunaan  ISO 9001 2008 di Binus saat ini adalah  sebagai alat atau "penyangga"  agar pencapain keekselenan yang dicapai melalui perbaikan  dari keikut sertaan IQA Award selalu terjaga tidak kembali merosot. Dengan demikian continuos improvement di Binus selalu dimulai dari titik pencapaian tertinggi tidak mulai lagi dari nol atau dari awal ! Dan  mengajak para peserta untuk tidak ragu ikut menerapkan metode Baldridge Excellence Framework ini", pada akhir presentasinya.

Kisah BINUS ini hampir sama seperti yang dialami oleh perusahaan pembuat pesawat terbang Boeing Air Craft Amerika yang karena desakan atau kemauan pemegang saham akhirnya diimplementasikan oleh para direksinya, awalnya Boeing  hanya mampu mempruduksi 4 pesat perbulannya dan 4 tahun kemudian setelah metode "Baldridge Excellence Framework ini diiimplementasikan, Boeing sudah mampu memproduksi 80 pesawat terbang perbulan (David Spong mantan CEO Boeing Airlift pada presentasinya di IQA Award 2007 di Jakarta).

 

Bagaimana memulainya menerapkan metode BEF di Organisasi kita?

Bagi organisasi yang baru mulai menerapkan akan terasa sulit. 

Mulai saja dari  menjawab pertanyaan yang ada di Profile Orginasisasi yang ada di buku Kriteria BEF atau kalau mau lebih dalam dengan membuat Dokumen Aplikasi secara mandiri (team). Kriteria BEF disusun secara sistimatis melalui proses yang panjang dihasilkan dari para best practiser, para pakar baik dari akedemisi dan burokrat yang sangat kosern terhadap kosep keeunggulan dan kualitas,  sudah proven di Dunia, jadi kita yang baru mau memahaminya  dan tidak perlu lagi memperdebatkan tentang konten kritria yang memang sulit dipahami bagi mereka yang belum pernah mengimplementasikannya, jadi  ikuti saja pertanyaan dan menjawab secara jujur  mengikuti atau menjawab pertanyaan pertanyaan yang tersusun dalam buku kriteria BEF. Maka pada satu titik kita akan merasakan bagaimana dan meyakini bahwa  BEF ini memang benar- benar luar biasa!( disarikan dari artikel-artikel di Blogrige NIST)

Mau tau rasa pedasnya Cabe Rawit? Gigit saja cabe-nya ! Mau tau hebatnya BEF? Buat dan Tulis saja Dokumen Aplikasi-nya !

jakarta june 2015 fts

Tuesday, 13 January 2015 00:00

Baldrige Excellence Framework 2015-1016

Beberapa catatan penting dalam Kriteria Baldrige 2015-2016 yang perlu kita simak yaitu strukturnya  menjadi lebih sederhana dan lebih menggambarkan pemahaman yang holistik.

  • Sebutan Malcolm Baldridge Criteria for Performance Excellence (MBCFPE) yang biasa dipakai di cover buku telah diubah menjadi  Baldrige Excecllence Framework (BEF), demikian pula untuk sebutan nama kategori.
  • Sebutan Kategori 2, 3, 5, 6  mengalami perubahan yaitu kata kerja di depan sebutan di tiap kategori  masing-masing dihilangkan sehingga  menjadi Kategori 2 - Strategi, Kategori 3 -Pelanggan, Kategori 5 - Tenaga Kerja, Kategori 6 - Operasi.

Sebutan Kategori 1, 4 dan 7 tidak mengalami perubahan sebutan yaiitu Kategori 1- Leadership, Kategori 4 - Pengukuran, Analisis dan Manajemen Pengetahuan dan Kategori 7 Hasil-Hasil,Dilihat dari sudut pandang struktur kriteria jumlah kategori tidak mengalami perubahan tetap 7 kategori, demikian pula jumlah item juga tidak mengalami perubahan yaitu 17 item.
 
Sedangkan yang mengalami perubahan adalah sbb :

  • Area to address :  lebih sederhana dan menggiring ke arah pemahaman yang  holistik.
  • Core Values & Concept jumlahnya tetap 11 tetapi struktur lebih diperjelas  yaitu :  2-7-2, dengan pengertian :

Angka 2 urutan pertama yaitu :

(1) Systems Perspective

(2) Visionary leadership,

Angka 7 pada urutan kedua yang menunjukan efektivitas sistem yaitu :

(1) Customer Focus (sebelumnya Customer Driven Excellence),

(2) Valuing People ( sebelumnya Valuing Workforce members dan Partners),

(3) Organizational Learning and Agility (sebelumnya Organizational and Personal Learning),

(4) Focus on Success (sebelumnya on the Future),

(5) Managing For Innovation,

(6) Mangement by Fact,

(7) Societal Responsibility;

Angka 2 pada urutan ketiga adalah 2 core values yang menunjukkan manfaat dan prinsip implementasi kriteria Baldrige yaitu :

(1) Ethics & transparency (sebelumnya tidak ada)

(2) Delvering Value & Results (sebelumnya Focus on Results and Creating Value)

Perubahan di atas mengarahkan dan mengandung pesan pada pembaca agar pemahaman holistik menjadi yang utama.

Jakarta, December 2014

Sutarman

Senior Trainer IQA Foundation

Page 3 of 6
 

Kontak

Sekretariat IQA Foundation
Jl. Radio IV. No.5, Keramat Pela, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - 12130
Tel: (6221) 7264135, 726 4280,